oleh

Wow, Marketing AmarBank Dilaporkan ke Pihak Polisi

Kota Bekasi – Tindakan fitnah terhadap seseorang yang diduga dilakukan oleh marketing Kantor AmarBank yang berkedudukan di Tanah Abang Jakarta akhirnya dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota dengan Nomor LP/1621/K/VII/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota Kamis(11/07/2019).

Seperti diketahui nama pemilik Kredit yang ada didata AmarBank adalah Nur Ali Ashari dengan nomor telepon 08**-10*0-87*5 adalah milik nomor telepon Saut Manullang (Pelapor)

Menurut keterangan Pelapor, pelaku telah melakukan fitnah besar dengan cara menagih angsuran kredit, pada hal korban(Pelapor) tidak pernah merasa meminjam di AmarBank tersebut, bahkan menurut keterangan korban sudah berulang kali menagih korban melalui telepon dengan nomor yang berbeda, dan kesannya pelapor adalah Nur Ali Ashari yang terdaftar dalam tagihannya, sehingga korban merasa tidak senang dan fitnah oleh pelaku.

“Sudah dikasih tau orangnya yang telepon, bahwa saya bukan nama yang anda cari(Nur Ali Ashari), nama saya adalah Saut Manullang dan tidak ada melakukan pinjaman kredit, menjawab telepon seluler nya oknum AmarBank, namun tetap marah dan memaki maki,” ujar Saut Manullang Pimpinan Umum Media TransparanNews korban fitnah marketing AmarBank, kepada Media Kamis (11/07/2019)

Saut menjelaskan, kejadian ini sudah berselang hampir dua bulan, sebelum kejadian pagi ini, dua bulan lalu yang hubungi adalah seorang oknum perempuan diduga marketing AmarBank, menghubungi dengan nomor yang sama kenomor telepon milik pribadi saya selalu mengatakan hal yang sama selalu kasar dan marah marah bahwa saya(Saut Manullang) tidak konsisten terhadap pinjaman kredit uang.

Pihak AmarBank terus mendesak saya(Saut Manullang) segera melunasi tunggakan yang dikirimkan melalui SMS kenomor telepon seluler saya(Bukti SMS) dan mengatakan ancanan akan ditempuh jalur Hukum, dan akan dilakukannya penyitaan aset yang ada.

“Gila kali AmarBank, kok tidak pernah merasa lakukan peminjaman terus didesak melalui SMS dan ancam¹

akan dilakukan jalur Hukum, serta penyitaan aset,” ungkap Korban menjelaskan.

Sebelum berangkat biasanya, Selasa(09/07/2019) pukul 8.15 tiba tiba ada telepon dari nomor tidak ada namanya di dalam seluler mengatakan pertanyaan yang sama sebelumnya, pak Nur Ali Ashari kapan mau dibayarkan tunggakan pinjaman bapak yang hingga kini sudah Rp.x.xxx.xxx.xx, memberikan rincian tunggakan dengan nada tinggi.

Menjawab pertanyaan telepon yang tidak dikenal, dan sudah mengajukan nilai tunggakan, korban (Saut) menjawab, Anda itu salah nama dan salah nomor telepon, sambil menjelaskan kepada Oknum bahwa yang telepon dengan anda bukan Nur Ali Ashari melainkan Saut Manullang dari Bekasi, spontan oknum AmarBank marah marah, eh…bapak itu jangan bohong, tunggakannya sudah banyak akan saya laporkan nih ancamnya.

Lagi lagi dihubungi lagi dengan nomor berbeda, oknum marahnya sudah diubun ubun kali, eh..kalian itu tidak tanggung jawab ya atas hutangnya, mau lari kemana, akan dilaporkan nih kalau ngak mau bayar, Isteri yang duduk disamping korban(Saut Manullang) spontan tarik Hp dari korban, jawab oknum AmarBank yang tidak tau namanya langsung menyambut dengan marah, eh..kau tidak ada sopannya tadi bicara sama suamiku, sudah dibilang suami saya namanya Saut Manullang bukan Nur Ali Ashari yang kau sebut sebut, dan nama suami saya itu sudah sejak kecil, dan tak pernah kita berurusan dengan AmarBank, dan kalau anda itu tidak percaya silahkan datang kealamat ini, tulis …sekaligus mengeja alamat kami sebenarnya, kita tunggu. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed